Kamis, 01 Maret 2012

MUTIARA ISLAM

Mutiara Hadits Imam Ja‘far as

• “Waspadalah terhadap tiga orang: pengkhianat, pelaku zalim, dan pengadu domba. Sebab, seorang yang berkhianat demi dirimu, ia akan berkhianat terhadapmu dan seorang yang berbuat zalim demi dirimu, ia akan berbuat zalim terhadapmu. Juga seorang yang mengadu domba demi dirimu, ia pun akan melakukan hal yang sama terhadapmu.”

Rabu, 11 Januari 2012

KEPEDIHAN PENANGGUNGAN BATIN, TASAUF MODEN Prof Dr Hamka


Ada orang yang berkata, bahawa sukacita tidak akan didapat, kalau batin masih merasa sakit dan pedih. Selama kepedihan itu masih ditanggungka, kegembiraan belum akan dikecap kelazatannya. Tiadalah orang akan merasa beruntung kalau dia masih menanggung kepedihan.

SIFAT-SIFAT YANG TERBIT KARENA TAHAWUR DAN JUBUN


Kalau kita suka menurutkan nafsu tahawwur, atau membabi buta itu, timbullah daripadanya ranting-ranting sifat buruk (mazmumah) yang lain: Sebagai kotor-mulut, pengumpat, lekas marah, keras kepala, berhati sendiri tidak mengakui kebenaran orang lain, perajuk, suka memerintah tetapi tak suka mengerjakan, mengecilkan hati orang, melupakan kesalahan diri, takbur, sombong, ujub dan angkuh. Seolah-oleh memasang mercun untuk memberitahu kepada seluruh negeri atas jasa-jasanya, menghinakan orang, dan sifat sifat yang meyerupai itu.

TIGA SIFAT TIMBUL KARENA AGAMA

1.Malu.

Malu sangat besar pengaruhnya dalam mengatur pergaulan hidup. Malu itulah yang membuat orang berakal enggan mengerjakan perbuatan jahat. Sebelum orang mempergunakan undang-undang lebih dahulu orang telah dilindungi oleh hukum malu yang telah melekat di dalam budi pekerti. Is merasa malu namanya akan menjadi buah mulut orang. Merasa malu kepercayaan orang akan hilang.

QANAAH

Qanaah ialah menerima dengan cukup.

Qanaah itu mengandung lima perkara:

  1. Menerima dengan rela akan apa yang ada.
  2. Memohonkan kepada Tuhan tambahan yang pantas, dan berusaha.
  3. Menerima dengan sabar akan ketentuan Tuhan.
  4. Bertawakal kepada Tuhan.
  5. Tidak tertarik oleh tipu daya dunia.

ILMU IKHLAS

Bahagian 1: Ilmu Ikhlas

Ikhlas sebagaimana yang diterima pakai dalam agama terbahagi kepada tiga iaitu;

1) Manusia yang awam/taqlid yang tidak mengetahui tujuan ibadat yang sebenarnya akan mengikhlaskan amal dan ibadatnya kepada Allah Taala tetapi mencampurinya dengan keinginannya mendapat balasan syurga dan terhindari daripada neraka.

Sabtu, 24 Desember 2011

RAHASIA KECERDASAN YAHUDI

Dr Stephen Carr Leon patut menjadi renungan bersama. Stephen menulis dari pengamatan langsung. Setelah berada 3 tahun di Israel karena menjalani housemanship dibeberapa rumah sakit di sana. Dirinya melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan tesisnya, yaitu, "Mengapa Yahudi Pintar?"

Ketika tahun kedua, akhir bulan Desember 1980, Stephen sedang menghitung hari untuk pulang ke California, terlintas di benaknya, apa sebabnya Yahudi begitu pintar? Kenapa tuhan memberi kelebihan kepada mereka? Apakah ini suatu kebetulan? Atau hasil usaha sendiri?